Salam Pergerakan!!!
Menjadi Kader PMII berarti siap melakukan pergerakan, bukan hanya melampiaskan ide dan janji manis saja. Menjadi Kader PMII adalah tanggung jawab yang harus dibuktikan lewat tindakan nyata, untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik dan Islam yang lebih kental dengan adat dan budaya Nusantara Indonesia.
Seorang Mahasiswa bukanlah seorang yang apatis, tidak mempunyai prinsip atau bahkan ideologi. Mahasiswa adalah mereka yang selalu sadar untuk belajar, lalu mengajarkan dengan membuat kehidupan ini menjadi lebih baik lagi. Meningkatkan taraf hidup rakyat Indonesia, baik itu bidang pendidikan, kesehatan dan juga kebutuhan sandang dan papannya.
Hal itu, perlu ditanamkan sejak masih mempunyai akal dan pikiran yang waras. Selama masih mempunyai akal, semua manusia akan berfikir dengan bijak. mempertaruhkan nyawanya demi keutuhan harga dirinya, keluarganya, orang-orang tercintanya dan bahkan negara tanah kelahirannya.
Sekarang, Islam semakin tidak dihargai banyak orang. Bahkan mirisnya, agama islam dituduh sebagai agama pembunuh, agama yang lemah karena perekonomian islam yang tidak tentu arah, bahkan mau saja diperbudak kaum komunis yang tidak bertuhan sama sekali.
Lalu, bagaimana ini? Akankah sebagai Mahasiswa yang mempunyai intelektual tinggi hanya menutup kuping dan tidak berambisi sama sekali? Allahu Akbar, dengan PMII mari kita diskusikan ini. Ditangan kitalah, nasib bangsa Indonesia, Islam dan masa depan. Digenggaman tangan, kepalkan tangan dan majulah ke muka. Menjadi agen yang siap meluncur menghadapi alur dunia yang konfliknya semakin parah.
Menjadi Kader PMII berarti siap melakukan pergerakan, bukan hanya melampiaskan ide dan janji manis saja. Menjadi Kader PMII adalah tanggung jawab yang harus dibuktikan lewat tindakan nyata, untuk menjadikan Indonesia yang lebih baik dan Islam yang lebih kental dengan adat dan budaya Nusantara Indonesia.
Seorang Mahasiswa bukanlah seorang yang apatis, tidak mempunyai prinsip atau bahkan ideologi. Mahasiswa adalah mereka yang selalu sadar untuk belajar, lalu mengajarkan dengan membuat kehidupan ini menjadi lebih baik lagi. Meningkatkan taraf hidup rakyat Indonesia, baik itu bidang pendidikan, kesehatan dan juga kebutuhan sandang dan papannya.
Hal itu, perlu ditanamkan sejak masih mempunyai akal dan pikiran yang waras. Selama masih mempunyai akal, semua manusia akan berfikir dengan bijak. mempertaruhkan nyawanya demi keutuhan harga dirinya, keluarganya, orang-orang tercintanya dan bahkan negara tanah kelahirannya.
Sekarang, Islam semakin tidak dihargai banyak orang. Bahkan mirisnya, agama islam dituduh sebagai agama pembunuh, agama yang lemah karena perekonomian islam yang tidak tentu arah, bahkan mau saja diperbudak kaum komunis yang tidak bertuhan sama sekali.
Lalu, bagaimana ini? Akankah sebagai Mahasiswa yang mempunyai intelektual tinggi hanya menutup kuping dan tidak berambisi sama sekali? Allahu Akbar, dengan PMII mari kita diskusikan ini. Ditangan kitalah, nasib bangsa Indonesia, Islam dan masa depan. Digenggaman tangan, kepalkan tangan dan majulah ke muka. Menjadi agen yang siap meluncur menghadapi alur dunia yang konfliknya semakin parah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar